Friday, 1 June 2012

[puisi] buah beracun

hadir pujangga bermadah puisi
alun suara damai
gemersik paduan seruling
dan kelicap terhenti
meninggalkan kuntum segar mawar
pujangga bersiul lagi
memanggil menyeru si burung kecil
sambil tangannya menghulur buah beracun

cikyana 2/6/12

No comments:

Post a Comment